Dedi Mulyadi Ungkap Natural Penyembuh Covid

Selain memeriksakan kehamilan saya pun setiap anak sakit dan imunisasi selalu ke Mitra Keluarga. Beliau dokter anak yang sangat pengalaman, ramah dan komunikatif banget memberikan informasi yang sejelas-jelasnya tentang bagaimana merawat bayi, menghadapi anak saat sakit serta membuat makanan untuk anak. Saya pun menyempatkan diri kalo ada seminar kesehatan di Mitra Keluarga. Dan sekarang saya sudah memiliki 2 anak, untuk anak kedua pun saya enggan berpaling.

Penyembuhan Covid

“Dari hasil penelitian, ada yang mengatakan obat Ivermectin ini mendukung atau terbukti bagus untuk pengobatan Covid-19. Namun, ada juga yang tidak mendukung atau tidak terlalu terbukti bagus untuk pengobatan Covid-19,” kata dia. Menurutnya, penggunaan beberapa obat termasuk obat antivirus, vitamin, obat antibiotik, dan lain-lain dilakukan karena obat-obat tersebut juga digunakan beberapa negara.

Bahkan disebutkan, para medis asal Jambi telah berhasil menyembuhkan lima pasien positif Corona dengan daun ini. Minum air yang cukup dan penuhi kebutuhan elektrolit, Vitamin B1, C, D, E, Zinc, Magnesium melalui makanan atau suplemen. Air merupakan mukolitik pure dan membantu menjaga agar ginjal tidak bekerja terlampau keras. PAPDI juga merekomendasikan penyandang diabetes yang bisa menerima vaksin adalah yang bisa mengontrol penyakitnya dengan kadar HbA1c (gula darah rata-rata) kurang dari 7,5 persen. Pengidap diabetes yang sedang menjalani terapi insulin juga tetap boleh mendapat vaksin asalkan memenuhi syarat. Diabetes adalah penyakit yang terjadi tatkala glukosa darah alias gula darah seseorang terlalu tinggi.

Gejala yang ditunjukkan mungkin mirip dengan orang dengan gejala ringan. Rekomendasi dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menyebutkan bahwa seseorang harus menjalani isolasi selama 10 hari sejak timbul gejala ditambah three hari setelah bebas gejala. Namun, Anda juga bisa berkonsultasi dengan dokter atau puskesmas terdekat mengenai berapa lama Anda harus mengisolasi diri Anda, jika Anda memiliki gejala lain. Riset yang berlangsung pada awal pandemi di Wuhan, China menunjukan, masa kritis atau inkubasi COVID-19 berlangsung selama 5-10 hari. Artinya, pasien COVID-19 diperkirakan baru mengalami gejala 5-10 hari setelah terpapar COVID-19. Waktu ini menjadi momen krusial untuk memantau kondisi fisik dan memprediksi derajat gejala yang akan dialami.

Meski berperan dalam mendukung fungsi regular sistem kekebalan tubuh, vitamin C bukan satu-satunya nutrisi yang menjaga sistem kekebalan tubuh. Banyak kekeliruan yang menghubungkan vitamin C mampu menyembuhkan Covid-19 berdasarkan klaim bahwa vitamin ini dapat mencegah dan mengobati batuk dan pilek biasa. Sementara, dokter spesialis gizi klinik Christopher Andrian mengatakan konsumsi labu kuning memang dapat membantu pemulihan pasien Covid-19. Kendati demikian, tidak bisa digunakan untuk mengobati virus corona. Menurut dokter spesialis penyakit dalam dr Decsa Medika Hertanto,Sp.PD, air kelapa sebagai terapi Kakek Merah-19 belum teruji klinis. Padahal, uji klinis penting dilakukan karena bisa menjadi dasar soal efek samping dan kecocokan dengan populasi tertentu.

Biasanya ini ditujukan ke mereka yang tanpa gejala dan yang bergejala ringan. Karena mudah menular, penyakit ini juga berisiko tinggi menginfeksi para tenaga medis yang merawat pasien COVID-19. Oleh karena itu, tenaga medis dan orang yang melakukan kontak dengan pasien COVID-19 perlu menggunakan alat pelindung diri . Rutin mencuci tangan dengan air dan sabun atau hand sanitizer yang mengandung alkohol minimal 60%, terutama setelah beraktivitas di luar rumah atau di tempat umum. Oleh karena itu, para tenaga medis dan orang-orang yang memiliki kontak dengan pasien COVID-19 perlu menggunakan alat pelindung diri .

Beberapa orang merasa baik-baik saja atau tidak sadar saat terpapar virus COVID-19. Berikut tahapan dari awal tertular sampai kembali bisa beraktivitas seperti biasa. Setiap orang mengalami fase penyembuhan yang berbeda-beda, namun umumnya akan mengalami perbaikan gejala hingga dinyatakan negatif dari COVID-19 lewat tes swab atau polymerase chain response .